Cara membuat spf record

Content Protection by DMCA.com

cara membuat spf record terbilang mudah bagi orang – orang IT. Akan tetapi, cukup sulit untuk pemula. Pada kali ini kami akan mencoba untuk mempermudah Anda yang masih pemula dan belum terbiasa.

Cara menambahkan spf record, cara membuat spf record, cara membuat email spoofing, mxtoolbox, spf email, kitterman dmarc, spf checker, dmarc google, dmarc adalah.

Banyak cara sebenarnya bagaimana caranya untuk melakukan hal ini. Yang terpenting adalah Anda memiliki akses pada DNS Management Domain Anda. Apabila Anda tahu posisi DNS Management Anda maka, cara membuat spf record sangatlah mudah.

Berikut ini contoh posisi pada DNS Management, yaitu:

  1. CloudFlare
  2. Domain Panel
  3. Hosting Panel (umumnya disebut cPanel)

Baca juga: Spf1 google

Cara menambahkan spf record pada CloudFlare sebagai berikut:

  1. Login ke CloudFlare
  2. Pilih nama Domain
  3. Klik DNS
  4. Klik Add Record
  5. Pilih Type TXT
  6. Masukkan Name @ atau nama Domain
  7. Masukkan TXT Record Anda pada Content

Anda harus tahu spf record apa saja yang harus ditambahkan disini. Apabila tidak maka, Anda akan dianggap membuat cara membuat email spoofing dan email Anda akan diberi label berbahaya pada sisi penerima email.

Ada baiknya apabila Anda menghubungi penyedia Hosting Anda terlebih dahulu karena setiap penyedia Hosting berbeda cara untuk menanggulangi spf email masing – masing.

Kami menyarankan Anda untuk menggunakan tools gratis di Internet seperti mxtoolbox untuk mengetahui TXT Records yang saat ini sedang digunakan pada masing – masing Domain.

Sebelum Anda sudah memasukkan spf record pada DNS Management Anda, kami menyarankan agar Anda menggunakan tools yang dapat melakukan pengecekan spf record yaitu spf checker.

Banyak pengecekan spf di Internet akan tetapi, kami menyarankan agar menggunakan kitterman. Kitterman selain bisa melakukan pengecekan spf juga bisa melakukan pengecekan dmarc yang biasa disebut dengan kitterman dmarc.

Apa itu DMARC? dmarc adalah Domain-based Message Authentication, Reporting, and Conformance (DMARC). Dmarc berfungsi untuk melindungi Email organisasi Anda dari serangan Email SPAM dan Email Phising maupun Spoofing yang mengatasnamakan Domain Anda.

Apakah dengan menggunakan TXT SPF Records sudah cukup? Jawaban Google masih belum cukup. Google masih memiliki jurus terakhir, yaitu dmarc google.

Google TXT DMARC memiliki 3 level, yaitu:

  1. None
  2. Quarantine
  3. Reject

Berikut ini contoh dari TXT DMARC Google = v=DMARC1; p=none; rua=mailto:email@DomainAnda.com.

Apabila Anda memilih None maka, semua email tidak akan di eksekusi oleh Google alias semua email bebas untuk keluar dan masuk ke semua pengguna Anda. Apabila Anda memilih Quarantine maka, Email yang gagal dalam pengecekan TXT SPF dan TXT DKIM Records akan masuk ke Quarantine di Admin Console Google Workspace Anda.

Apabila Anda memilih reject maka, semua email yang gagal di cek oleh TXT SPF dan TXT DKIM akan langsung ditolak alias Bounced Back ke pengirim email.

Google menyarankan untuk melakukan implementasi TXT DMARC Records ini dengan sangat hati-hati, yaitu:

  1. None selama 3 hari
  2. Quarantine 1% selama 3 hari
  3. Quarantine 5% selama 3 hari (5% peningkatan selama 3 hari sampai 100%)
  4. Reject 1% selama 3 hari
  5. Reject 5% selama 3 hari (5% peningkatan selama 3 hari sampai 100%)

Apabila Organisasi Anda memiliki Email Blast atau Email Printer yang bisa untuk mengirimkan Email maka, kami menyarankan untuk hasil SPF dan DKIM Records nya adalah Pass.
Bagaimana caranya untuk mengetahui hasil SPF dan DKIM hasilnya ada Pass? caranya bisa diketahui dari Message Header.

Ada 2 Tools yang bisa digunakan untuk mengetahui hasil SPF dan DKIM, yaitu Google Toolbox dan MXToolbox. Mungkin ada banyak tools lain di internet tapi, kedua tools ini yang paling sering kami gunakan.

Kesimpulan cara membuat spf record

Demikian kesimpulan mengenai Cara membuat spf record Google yang sudah kami terapkan selama 7 tahun belakangan ini. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

Referensi Artikel

[1] Tentang DMARC

error: Content is protected !!