Hosting Website Di Google Cloud Menggunakan Google Compute Engine

Content Protection by DMCA.com

Hosting Situs Web Di Google Cloud Menggunakan Google Compute Engine – Google Compute Engine memungkinkan Anda dapat membuat dan menjalankan mesin secara virtual di infrastruktur pada Google. Google Compute Engine sendiri menawarkan produk yaitu performa, skala, dan juga nilai yang dapat memungkinkan Anda untuk menerapkan sebuah cluster komputasi besar dengan sangat mudah di seluruh infrastruktur pada Google.

Mesin Hitung Google

Mesin Hitung Google

Tidak ada investasi di muka dan juga Anda dapat menjalankan CPU virtual pada sistem yang dirancang untuk cepat, dan juga menawarkan konsistensi kinerja yang kuat.

Cara membuat website di Compute Engine

Penting untuk dicatat bahwa aplikasi web yang dirancang dengan baik harus diskalakan dengan lancar saat permintaan meningkat dan menurun, dan mampu menahan satu atau lebih sumber daya komputasi.

Namun, aplikasi web yang benar-benar kuat dan skalabel memerlukan perencanaan. Mari kita lihat cara kerja di situs web atau website, menggunakan Google Compute Engine.

Bagaimana Cara Membuat Website Di Compute Engine?

Langkah 1: Permintaan Pengguna dan DNS

Ketika pengguna sedang meminta situs web Anda di browser, permintaan mereka berakhir di penyedia DNS Anda, dalam contoh ini, kami menggunakan Google DNS yang merupakan layanan dari Nama Domain yang sudah tersedia.

Lalu lintas jaringannya diarahkan ke infrastruktur yang berjalan pada Google Cloud. Jika Anda menggunakan penyedia DNS Anda sendiri, permintaan akan ditentukan terlebih dahulu, lalu penyedia DNS mengarahkan lalu lintas ke Google Cloud.

Baca juga :  5 Hal yang Anda Perlu Tahu Sebelum Menggunakan Google Anthos

Langkah 2: Konten yang di-cache vs konten yang tidak di-cache

Kemudian, jika diminta untuk konten yang di-cache, itu dikirim oleh CDN. Dalam arsitektur ini, kami menggunakan Cloud CDN, pada jaringan global lokasi edge. dibuka secara otomatis ke lokasi terdekat, sehingga konten dikirim dengan sebaik-baiknya. (Anda juga dapat atau bisa berintegrasi dengan CDN pihak ketiga yang lainnya sesuai pilihan Anda).

Langkah 3: Minta Penyeimbangan Beban

lubang dati HTTP (Hypertext Transfer – Transfer Protocol) akan otomatis mendistribusikan sebuah lalu lintas pada aplikasi yang masuk ke beberapa instance yang ada pada Compute Engine. Jika Anda menggunakan HTTPS, sesi SSL dihentikan pada penyeimbang beban dan memerlukan setidaknya satu sertifikat SSL yang ditandatangani.

Langkah 4: Server Web dan Aplikasi

Aplikasi web, termasuk dalam sebuah server pada aplikasi dan juga server web, yang diterapkan pada sebuah instance pada Google Compute Engine atau (GCE). Deployment dan juga penskalaan yang dilakukan secara otomatis dan juga lancar menggunakan template instans. Template instance yaitu adalah sebuah konfigurasi pada khusus dari instance GCE yang akan memfasilitasi para penggunanya dengan menggunakan grup instance terkelola.

Langkah 5: Simpan aplikasi data

Untuk menyimpan data aplikasi, Anda akan menggunakan database. Relasi database yang digunakan dalam contoh ini adalah layanan database Cloud SQL. Cloud SQL adalah database terkelola sepenuhnya yang memudahkan penyiapan, pemeliharaan, pengelolaan, dan pengelolaan relasional data Anda di cloud. Ini dapat mengotomatiskan semua data backup, patch, replikasi, dan juga update.

Bergantung pada kasus penggunaan situs web Anda, Anda mungkin ingin menggunakan database berbasis dokumen seperti Datastore untuk pengguna data atau menggunakan Bigtable untuk database NoSQL global yang besar, terkelola sepenuhnya, dan sangat skalabel.

Penskalaan Situs Web (Website)

Salah satu cara meningkatkan kapasitas penskalaan web yaitu dengan menambahkan lebih banyak CPU dan juga memori ke instans yang sama. Ini dapat diarikan dengan penskalaan yang vertikal yang akan dibatasi berdasarkan kapasitas satu mesin dan juga ukurannya.

Di sisi lain, penskalaan aplikasi adalah yang lebih baik dengan ketersediaan tinggi, karena memungkinkan Anda menskalakan jumlah sumber daya yang dinamis sesuai dengan permintaan permintaan.

Bagaimana Cara Membuat Instance Google Compute Engine?

Membuat Instance Google Compute Engine

Pengetian Google Compute Engine yaitu adalah salah satu layanan dari perusahaan Google yang disediakan oleh cabang perusahaan yaitu Google Cloud. Compute Engine memungkinkan pengguna untuk membuat mesin virtual dengan berbagai jenis sistem operasi seperti Linux (Debian, Ubuntu, Suse, Red Hat, CoreOS) dan Windows Server di Infrastruktur Google. Pengguna dapat menjalankan hingga menghasilkan CPU & Memori untuk memastikan kinerja sistem.

Memahami Wilayah & Zona

Instance Compute Engine dapat berjalan di lokasi mana pun di dunia. Di Google Infrastructure, lokasi ini dibagi menjadi region & zona. Region adalah lokasi geografis tempat contoh Compute Engine berjalan. Setiap wilayah dapat memiliki lebih dari satu atau lebih zona. Misalnya, di kawasan Asia Tenggara (Jakarta) terdapat 3 zona, yaitu Asia-Tenggara2-A, Asia-Tenggara2-B dan Asia-Tenggara2-C.

Memahami Regions & Zones sangat penting, karena beberapa sumber daya yang diperlukan untuk berada di zona yang sama atau region yang sama untuk digunakan. Misalnya, pada Instance Compute Engine hanya akan dapat menggunakan Persistant Disks yang berada di zona yang sama. Demikian pula, ketika Anda ingin menyematkan statistik IP ke sebuah contoh, contoh tersebut harus berada di wilayah yang sama dengan statistik IP

Awan Konsol

Pada bagian ini kita akan membuat instance Compute Engine melalui google cloud web atau cloud console

  1. Buka situs web konsol cloud
  2. Di menu samping atau menu navigasi, klik Compute Engine – VM Instances. Dalam proses ini mungkin memakan waktu beberapa menit untuk menyelesaikan pertama kali kali
  3. Untuk membuat instance baru, klik Buat

Banyak parameter yang harus diisi. untuk kenyamanan, silakan gunakan konfigurasi

  1. Lalu Klik Buat. Proses ini hanya akan memakan waktu beberapa menit saja untuk diselesaikan. setelah selesai, instance yang dibuat akan muncul di halaman Instance VM
  2. Untuk masuk ke dalam instance yang telah dibuat. pilih instance di tabel daftar instance dan klik SSH. Dalam halaman web baru akan terbuka dengan terminal interaktif yang sudah terhubung ke instance

SDK Google Cloud

Selain konsol cloud web, instance Compute Engine juga dapat dibuat menggunakan terminal perintah menggunakan Google Cloud SDK. Google Cloud SDK dapat digunakan dengan 2 cara, yaitu dengan menginstal Cloud SDK pada sistem operasi atau menggunakan terminal interaktif bawaan Google, Google Cloud Shell. Dalam artikel ini kita akan menggunakan Google Cloud Shell

  1. Buka situs web konsol cloud
  2. Pada Header atau Navigation Bar, klik Activate pada pilihan Cloud Shell. Posisi tombol cloud shell ada di header seperti gambar di bawah ini. Proses ini akan membuka terminal pada halaman web yang sedang dibuka yang nantinya akan kita gunakan untuk menjalankan perintah Google Cloud SDK
  3. Jalankan sebuah perintah dibawah berikut pada terminal Cloud Shell Anda

gcloud compute instance create belajar-compute-engine –machine-type e2-medium –zone asia-southeast2-b

Setelah selesai, pesan running ini akan muncul di cloud shellnya. Instance Compute Engine ini sudah berhasil dibuat. Demikianlah ulasan tentang hosting situs web di google cloud menggunakan google compute engine semoga bermanfaat.

error: Content is protected !!