Migrasi Google Cloud Platform dengan Volume Cloud ONTAP

Content Protection by DMCA.com

Pergeseran ke cloud terus berlanjut, dan bagi perusahaan-perusahaan yang beralih ke penyedia cloud publik, migrasi adalah rintangan pertama di sepanjang jalan. Apa yang harus Anda perhatikan jika Anda merencanakan migrasi Google Cloud Platform? Platform dan layanan cloud memudahkan untuk memanfaatkan alat yang dapat melakukan rekayasa pengangkatan berat yang terlibat dalam migrasi yang kompleks dan sederhana.

Migrasi Google Cloud Platform dengan Volume Cloud ONTAP

Google Cloud Platform

Google Cloud Platform untuk Migrasi yang Berhasil

Terlepas dari apakah Anda bermigrasi antar vendor cloud, dalam penyedia yang sama atau bahkan dari lokal ke cloud, migrasi sistem selalu menantang. Beralih dari status quo saat ini ke arsitektur baru dan lebih modern tanpa peralatan dan keterampilan yang tepat bisa sangat menantang. Untungnya, ada berbagai strategi terbukti yang dapat memandu perjalanan Anda dalam memigrasikan sistem di dalam (atau ke) Google Cloud Platform.

Sebelum Anda mulai merencanakan migrasi, penting untuk melakukan penilaian mandiri tentang kematangan organisasi Anda terkait teknologi cloud menggunakan Google Cloud Platform Adoption Framework. Saat merencanakan, ada tiga strategi migrasi inti yang patut dipertimbangkan: Rehost, Refactor, dan Replatform. Dengan strategi migrasi cloud rehost, juga dikenal sebagai lift and shift, tujuannya adalah untuk memindahkan aplikasi apa adanya dengan nol atau perubahan minimal.

Ini sering kali merupakan cara tercepat untuk bermigrasi dan menawarkan risiko minimal. Namun, itu tidak memungkinkan Anda untuk memanfaatkan sepenuhnya layanan yang dikelola cloud. Ini adalah skenario ideal untuk berpindah dari sistem berbasis ONTAP ke Cloud Volumes ONTAP yang dibangun di atas sumber daya teknologi Google Cloud Platform.

Dalam refactor, hal ini juga sering dikenal sebagai improve and move, modifikasi kecil dibuat pada arsitektur untuk memanfaatkan kemampuan cloud-native. Strategi ini adalah cara yang baik untuk mengeksplorasi dan mendapatkan keterampilan cloud baru, tetapi mungkin lebih memakan waktu dan mahal daripada yang sebelumnya.

Alat Google Cloud Platform Apa yang Dapat Membantu Migrasi?

Bergantung pada kasus penggunaan dan persyaratan teknis, ada berbagai alat yang dapat membantu migrasi penyimpanan. Alat Google Cloud Platform paling populer yang Anda inginkan adalah:

  • Migrate for Compute Engine adalah layanan yang memigrasikan mesin fisik dan virtual ke Google Cloud Platform. Layanan ini mendukung migrasi dari sistem lokal dan penyedia cloud lainnya. Beban kerja saat ini tetap beroperasi penuh saat data sedang disalin di latar belakang.
  • Layanan Transfer Penyimpanan memungkinkan Anda membawa data ke Google Cloud Platform Storage dari beberapa lokasi online.
  • Transfer Appliance adalah perangkat keras yang digunakan dalam migrasi GCP yang perlu memindahkan volume data yang sangat besar (hingga 1 petabyte).

Bagaimana Cara Migrasi Google Cloud Platform dengan Volume Cloud ONTAP?

Peran Penyimpanan dalam Migrasi

Apa pun strategi migrasi yang Anda pilih, peran penyimpanan sangat penting sehingga sering kali membatasi dan menentukan bagaimana migrasi dapat dilakukan. Dalam migrasi apa pun, persyaratan bisnis utama adalah membuat transisi dengan aman, dengan gangguan atau perubahan minimal pada operasi dan proses yang sedang berlangsung.

Memahami Tantangan Migrasi Penyimpanan

Memigrasikan penyimpanan selalu menjadi bagian penting dari perjalanan cloud, dan seringkali merupakan yang paling berisiko. Hal ini memerlukan upaya rekayasa yang rumit untuk memastikan tidak ada masalah yang dapat mengganggu lingkungan produksi, sinkronisasi selama migrasi, perubahan dalam format dan metode akses, keamanan dan izin akses, atau meningkatkan biaya transfer. Memilih kombinasi alat dan strategi yang tepat yang membawa perubahan minimal.

Ataupun tidak sama sekali pada proses yang telah ditetapkan di organisasi Anda dapat membuat perbedaan besar. Tantangan utamanya adalah, saat migrasi sedang berlangsung, penyimpanan data perlu dibuat dengan mudah dan aman tersedia untuk sistem asli dan baru. Oleh karena itu, melakukan migrasi dalam waktu sesingkat mungkin sangatlah penting.

Ini karena perubahan yang dibuat pada data perlu disinkronkan tanpa mengorbankan integritas data. Setelah migrasi Google Cloud Platform berlangsung, penting untuk memvalidasi hasilnya dan jika perlu, kembali dengan cepat dan aman untuk mencegah dampak apa pun terhadap operasi bisnis dan mengurangi gangguan lingkungan produksi.

error: Content is protected !!